Konnichiwa~ hehehe
Ini adalah post pertama Hyouka Club! Admin Faris akan menemani kalian di posting ini ^_^ Kalian udah tahu blom Hyouka Club itu apa? Hyouka itu adalah Japan Club di Darul Hikam International School (DHIS) Lembang yang sudah berdiri sejak 2015 lalu. Di postingan ini akan dibahas asal-usul Hyouka dan mengapa nama club kami "Hyouka". Tertarik? Yuk simak bareng!
Kalian tahu gak arti Hyouka yang sebenarnya?
Hyouka itu artinya adalah es krim. Yep, kalian tidak salah lihat; artinya adalah es krim. Tetapi arti Hyouka lebih dalam daripada itu. Kalian tahu anime ini?
Nama club kami terinspirasi dari anime itu. Hyouka adalah nama club sastra Jepang di anime itu. Pada awalnya club itu sudah mau dibubarkan, tetapi ada seseorang yang mempertahankan club tersebut. Lalu, perlahan-lahan mulai bermunculan anggota baru. Club tersebut menjadi lebih hidup dan aktif. Mereka pun dapat berpartisipasi ketika sekolah mereka mengadakan festival. Seperti itulah club kami :D tujuan utama kami adalah membuat Japan Festival sekolah.
Ini adalah post pertama Hyouka Club! Admin Faris akan menemani kalian di posting ini ^_^ Kalian udah tahu blom Hyouka Club itu apa? Hyouka itu adalah Japan Club di Darul Hikam International School (DHIS) Lembang yang sudah berdiri sejak 2015 lalu. Di postingan ini akan dibahas asal-usul Hyouka dan mengapa nama club kami "Hyouka". Tertarik? Yuk simak bareng!
![]() |
| Harusnya ada es krimnya yah xD |
Kalian tahu gak arti Hyouka yang sebenarnya?
Hyouka itu artinya adalah es krim. Yep, kalian tidak salah lihat; artinya adalah es krim. Tetapi arti Hyouka lebih dalam daripada itu. Kalian tahu anime ini?
![]() |
| Hyouka! |
Hyouka Club mulai dari 0, murni dari keinginan bersama yang ingin membuat tempat berkumpul untuk menyalurkan hobi kami akan kebudayaan Jepang. Aku masih ingat benar awal pertama berdirinya Hyouka Club ini. Yang awalnya hanya 4 orang, menjadi 10 orang, kemudian menjadi 28 seperti sekarang ini :')
Kuceritakan dari awal yah. Dulu itu Obi, Zahra, dan Sefia memiliki ide, "Bagaimana kalau kita buat Japan Club yah di sekolah ini?". Pada awalnya itu seperti ide yang "Ah, untuk apa" gitu yah xD Tetapi, ketika Sefia tahu aku suka Jepang dan direkrut masuk club, kami baru mulai gempur. Kami bersemangat sekali waktu itu. Aku dengan Sefia merekrut anak-anak baru di asrama. Kami minta tolong DOOR (Dormitory Organization) untuk mengumumkan keberadaan club kami lalu kami rekrut siapa saja yang ingin masuk. Zahra dan Obi mencari guru untuk membimbing club kami. Waktu itu baru sedikit sekali anggota kami, sekitar 10 orang. Bahkan kami sendiri belum tahu apakah club kami sudah resmi diakui oleh sekolah atau tidak, karena persyaratan membuat club waktu itu adalah anggota minimal 15 orang. Kami paksa beberapa orang untuk ikut Japan Club xD dapatlah 18 orang, walau ada beberapa yang hanya numpang nama doang agar club kami sah. Waktu itu ketua kami, yang mengelola ini semua adalah Kak Yumnaa, tetapi Kak Yumnaa tidak lama kemudian mengundurkan diri karena sibuk akan tugas-tugas sekolah.
![]() |
| Foto Perekrutan Resmi Pertama :') Ada yang gak hadir sih xD |
Selama setahun kami survive dalam bayang-bayang "Club ini sah atau belum sih?". Tiap Selasa/Rabu aku selalu memberikan pengumuman di Mushola, "Hari ini member Japan Club kumpul dulu di bawah!".
Walau tiap Japan Club yang hadir hanya 4-7 orang, tetapi kami tetap optimis. Tahu gak yang kami pikirkan waktu itu apa? "Kita musti diakui oleh sekolah!", "Nyari gurunya gimana?", "Bayar gurunya gimana ya?", "Gimana ngerekrut orang lagi?" Pokoknya apa yang harus dilakukan agar club kami tidak dibubarkan oleh sekolah. Dana minim, anggota minim. Boro-boro acara mingguan, bahkan kami pun tidak tahu apa minggu depannya bakal bisa Japan Club atau tidak karena waktunya sering bertabrakan dengan remedial, clinic class, dll.
| Catatan Legend xD |
Nyari guru waktu itu susahnya minta ampun. Aku masih ingat waktu itu pergi ke SMP Obi naik angkot hanya untuk mengontak guru Jepang Obi dulu agar dapat mencarikan kami guru. Walau sudah dapat guru, seringkali guru kami tidak bisa datang karena mereka sedang sibuk semester akhir kuliah (skripsi). Akhirnya terkadang waktu Japan Club kami gunakan untuk diskusi bersama.
Sekali lagi, kami tetap optimis. Kami yakin suatu saat nanti semuanya akan berubah. Kami bahkan sudah memikirkan bahwa merekrut orang pada saat itu sudah bukan pilihan lagi. Kami harus merekrut orang ketika anak baru muncul. Hanya itulah harapan kami.
Penantian kami selama berbulan-bulan itu pun akhirnya terbalaskan. Doa kami terkabulkan. Pada awalnya kami sempet down lho! Karena apa? Ketika Sir Boyke mengumumkan club-club yang dapat dipilih di lap. basket sebelum Club Mapping, nama club kami tidak tercantum disitu. Aku dan Obi sampai-sampai berkeliling bertanya pada guru mengenai club kami. "Club kalian sudah lama diketahui guru, tetapi lihat dulu hasil peminatan ini. Apabila lebih dari 10, maka akan dimasukkan dalam Club yang dapat dipilih di Club Mapping minggu depan." Itu kata Sir Ilyas selaku bagian Kurikulum sekolah.
Lalu, ketika Club Mapping, terjadi lagi peristiwa yang membuatku up and down. Upnya karena Club kami masuk dalam daftar club resmi DHIS. Downnya? Karena pada awalnya boleh memilih 3 club, pada hari itu ada perubahan bahwa tiap anak hanya boleh memilih 1 club. Aku terutama menjadi sangat khawatir. "Bagaimana kalau mereka mengganti pilihan mereka?", "Bagaimana kalau anggota Japan Club lama beralih ke club lain?" Itu yang ada di pikiranku. Tahu gak kalian? Selama penantian bagian Japan Club yang memperkenalkan diri di depan aula, aku berdzikir dalam hati (eh ini beneran lho!). Aku tahu Sefia, Obi, Zahra, dan lainnya memiliki 2 club lain yang mereka ingin sekali ikuti juga. Apakah mereka akan tetap di Japan Club?
Pertanyaanku terjawab setelah Club Mapping selesai. Mereka tetap di Japan Club! Bahkan berita yang kudapat dari Sir Ilyas dan Sir Irfan selaku pembina Japan Club lebih mencengangkan lagi. "Apa gak salah hitung pak? Anggota Japan Club ada 29 anak??" Kami kegirangan sekali pada hari itu ^_^ AKHIRNYA!!! YATTAAAAA!!!
Sekarang semuanya berubah. Yang awalnya kami hanya memikirkan cara paling minimal agar club ini survive pendanaan, sekarang yang kami pikirkan adalah acara2 club, event yang harus diikuti, latihan lomba, dsb.
Aku sering bilang ini pada orang lain:
Apabila orang lain memikirkan "Hari ini Club bakal ngapain yah?", kami memikirkan "Hari ini Club bakal diapain yah?"-Faris
Sabtu, Agustus 27, 2016 |
Category:
Lainnya
|
4
comments




4 comments:
Sefia lagi chuunibyou ketangkep kamera π
Good job dear.....never give up and keep up the good spirit....just do it...wah...semuanya dirapel motivatornya...hehehe...
Kazara femes eeuuuyyyy
Sejak kapan aku femes :'v
Posting Komentar
Jangan spam/SARA/spoiler yah! γγγγ¨γγγγγΎγ